antikonvulsan
anticonvulsant
Ringkasan Singkat
Obat yang digunakan untuk mengurangi frekuensi atau keparahan kejang epilepsi dengan menstabilkan aktivitas listrik di otak.
Antikonvulsan adalah golongan obat yang krusial bagi penderita epilepsi. Obat-obatan ini bekerja dengan cara menekan letupan aktivitas listrik yang berlebihan di otak yang memicu kejang. Pengembangannya telah berkembang dari penggunaan bromida dan fenobarbital hingga obat-obatan modern seperti valproic acid, carbamazepine, dan gabapentin.
Selain untuk epilepsi, beberapa antikonvulsan juga digunakan dalam psikiatri sebagai penstabil suasana hati (mood stabilizer) untuk penderita gangguan bipolar. Obat ini membantu mencegah fase manik dan depresi dengan mengatur neurotransmiter tertentu. Istilah lain yang sering digunakan secara bergantian adalah antiepileptik.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- American Psychological Association. (2015). APA Dictionary of Psychology.
- Perucca, E. (2006). Clinically relevant drug interactions with antiepileptic drugs. British Journal of Clinical Pharmacology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.